Kamis, 24 April 2014
Melakukan apa saja demi Allah, maka Allah akan melakukan apa saja demi Anda.

Paulus W
Radio Streaming
Radio Dian Mandiri
Listening Now >>
Visitor Counter
Devotional

KETIKA HATI KECEWA
21 Apr 2014

Kleopas memutuskan untuk pulang kampung karena hati kecewa. Pemuda yang diharapkannya bisa menjadi pemimpin untuk mengangkat harkat dan martabat bangsanya ternyata mati muda dengan sangat mengenaskan, disalibkan seperti penjahat kelas kakap. Meskipun pagi itu ia sudah mendengar kabar tentang kubur-Nya yang kosong, namun berita itu tidak mengubah tatapan matanya yang kosong karena hilang asa. 

Hati yang sedang kecewa memang berbahaya. Karena kecewa Kleopas tidak bisa melihat kenyataan yang ada di depannya. Bagaimana mungkin ia tidak bisa mengenali wajah dan suara gurunya yang jelas-jelas berjalan dan bercakap-cakap bersamanya. Bukankah Ia pernah mendengar ajaran-Nya, menyaksikan mujizat-Nya dan merasakan kasih setia-Nya? Karena kecewa para murid mengalami masalah salah lihat. Masak Tuhan yang datang dibilang hantu gentayangan. Karena kecewa Petrus kembali menekuni pekerjannya semula, padahal Tuhan sudah mengatakan bahwa dirinya akan menjadi penjala manusia.

Ketika hati sedang kecewa kita menjadi gelap mata. Tidak sanggup membedakan antara mimpi dan realita. Mengurung diri dalan ruang yang gelap gulita. Yang dulunya semangat dan ceria kini merasa tidak berdaya. Mengambil jalan pintas melakukan kebodohan yang bakal mendatangkan penyesalan sepanjang masa. Lihat saja Yudas yang menjual gurunya dan nekad menghabisi nyawanya sendiri.

Sama seperti Anda dan saya, tidak pernah menyangka bahwa hal pertama yang Yesus lakukan setelah bangkit dari kematian adalah mendatangi para murid dan membuka pikiran mereka. Ia menyegarkan ingatan dengan mengutip ayat ayat kebebaran. Firman itu tiba tiba bagaikan lampu yang menerangi kegelapan. Itulah yang disebut dengan pencerahan, kebenaran itu menjadi hidup karena pewahyuan. Saat kebenaran iti hidup, seketika itu hiduplah harapan kita. 

Jangan sampai kita pulang kampung karena putus asa. Jangan sampai kembali ke masa lalu karena malu. Jangan juga melakukan kebiasaan lama karena kecewa. Yesus hidup! Dia sudah bangkit dari kematian. Kubur itu sudah kosong dan para malaikat jelas berkata bahwa Dia sudah bangkit dari kubur. Bukan ahli medis atau theolog, bukan juga pendeta atau penguasa. Malaikat itu utusan dari surga, ucapannya seribu persen bisa dipercaya. "Dia hiduplah Dia hiduplah. Duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Dia hiduplah Dia hiduplah. Sembahyang buat anak anak-Nya. 

SELAMAT PASKAH SAUDARAKU





Loading...

  Your Comment

Add Your Comment :

Nama :
Web :
E-mail :
Your Comment :
   



Social Network



  @pauluswiratno

Video Broadcasting


More Videos >>
Image Gallery

More Images >>

Newsletter

Enter your e-mail address to sign up





Copyright 2007 - 2012 Paulus Wiratno Ministries. All rights reserved.
Design by anakradja, www.graphicdesignbali.com