TEPAT WAKTU

Kisah ‘Prodigal Son’ dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua. Ada 5 kesalahan yang telah membuatnya terhilang. Sadar atau tidak kita telah melakukan hal yang sama dan bisa membahayakan perjalanan rohani hidup kita. Itulah sebabnya kita harus belajar darinya.

Kesalahan pertama menyangkut masalah ‘the right timing’. Meminta warisan kepada orang tua yang masih sehat walafiat itu namanya ‘ngalup’, berharap orang tua cepat mati. Orang Jawa bilang ‘ora ilok’ atau tidak pantas. Warisan itu biasanya dibagi setelah orang tua meninggal dunia.

Masih menyangkut masalah ‘tepat waktu’, nampak dengan jelas ia belum siap mengelola harta warisan yang diberikan oleh ayahnya. Ketidak-siapan itu telah membuatnya menyalah-gunakan hartanya yang berakibat fatal pada hidupnya. Ia menggunakan harta untuk mencelakakan dirinya.

Alkitab mengajarkan kepada kita bahwa ‘segala sesuatu ada waktunya’. Tugas manusia adalah mengenali waktu yang tepat sehingga tidak salah membuat keputusan. Seorang petani tahu persis kapan waktu menanam dan menuai. Seorang ibu tahu kapan waktu yang tepat memberi makan bayinya. Seorang sopir mengenali saatnya harus menginjak rem atau gas.  Kesalahan mengenali waktu bisa berakibat fatal. Demikian juga dalam hidup. Membiarkan anak unur lima tahu bermain pisau bisa membawa celaka.

Secara rohani, Allah juga memberikan kepada kita ‘tanda waktu’ untuk kita melangkah dan melakukan kehendaknya. Berbahagiakah mereka yang peka dengan suara-Nya dan mengenali setiap kehendak-Nya. Latihan rohani sangat diperlukan supaya kita bisa berjalan seiring dengan rencana-Nya. Untuk itu sering seringlah bersekutu dengan Allah carilah wajah-Nya. Biasakah hidup dalam hadirat-Nya dan membaca Firman-Nya. Mereka yang bergaul akrab dengan Tuhan-Nya tidak akan salah melangkah.

DEVOTIONAL

2804, 2015

TEPAT WAKTU

Kisah ‘Prodigal Son’ dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua. Ada 5 kesalahan yang telah membuatnya terhilang. Sadar atau tidak kita telah melakukan hal yang sama dan bisa membahayakan perjalanan rohani hidup kita. Itulah sebabnya kita […]

2704, 2015

HIKMAT JALANAN

Jangan pikir bahwa hikmat jalanan beraarti hikmat murahan. Karena di dunia ini yang namanya hikmat selalu turun dari surga. Makanya tidak ada hikmat kaki lima, tetapi selalu bintang lima. Yang saya maksudkan dengan ‘Hikmat Jalanan’ […]

2504, 2015

THE HEART OF LEADERSHIP

Apa yang telah membuat orang menjadi seorang pemimpin yang handal? Ternyata faktor penentu utamanya bukan terletak pada ‘skill’ namun ‘karakter’. Anda bisa saja telah mengabiskan waktu 9 tahun untuk memperlajari kepemimpinan hingga dapat gelar doktor, […]

“Jika Anda percaya bahwa Yesus hidup, semestinya harapan Anda juga hidup. Mereka yang harapannya hidup pasti memiliki gairah hidup untuk berbagi hidup.”
- Paulus Wiratno -
“Keberhasilan atau kegagalan seseorang dapat ditelusuri dari kualitas hubungan dengan diri sendiri dan sesama.”
- Making Life Better -
“Mengampumi kesalahan orang sama seperti mengeluarkan racun dari dalam diri. Kesembuhan akan segera mendatangi Anda.”
- Making Life Better -
“Kegagalan pernikahan disebabkan oleh kegagalan memahami dan memenuhi kebutuhan pasangan hidup.”
- Making Life Better -

NEWS

  • 11060033_10104317854891030_3254711224091108264_n

Terbit buku “The Lepers’ Lessons”

April 10th, 2015|0 Comments

Akan segera terbit buku terbaru minggu depan karya Kevin Paul Scott dan Paulus Wiratno. Kami berharap buku ini “The Lepers’ Lessons” dapat menginspirasi dan memberi dampak bagi semua orang.

  • 11045367_462331650588644_4306902441139103884_o

PELATIHAN USAHA SPPT

March 16th, 2015|0 Comments

Siswa sekolah misi Denpasar dilatih untuk bisa cari makan untuk melayani, bukan melayani untuk cari makan.

  • 10659432_10152761305914157_3077581919406658311_n

KERJA SAMA DENGAN DEPSOS

March 16th, 2015|0 Comments

Tanggal 11 Maret 2015, Departemen sosial telah melakukan kerja sama Yayasan Mercy Indonesia dalam bidang pelayanan sosial.